Perpustakaan Hukum JDIH Provinsi Lampung Terima Koleksi Buku Baru “Toponimi Sumatra Bagian Selatan”

| 2021x dilihat | Berita

Perpustakaan Hukum JDIH Provinsi Lampung Terima Koleksi Buku Baru “Toponimi Sumatra Bagian Selatan”

Bandar Lampung — Perpustakaan Hukum Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Provinsi Lampung kembali menambah koleksi literatur ilmiahnya dengan hadirnya buku terbaru berjudul Toponimi Sumatra Bagian Selatan (Berdasarkan Peta Kurun Waktu 1920–1940-an) karya Anshori Djausal dan Iwan Nurdaya-Djafar.

 

Buku yang diterbitkan oleh Pustaka LaBRAK ini menghadirkan hasil studi mendalam mengenai toponimi atau penamaan tempat di wilayah Sumatra bagian selatan, termasuk Lampung, berdasarkan peta-peta lama dari periode 1920 hingga 1940-an. Kajian ini tidak hanya mengungkap sejarah dan budaya penamaan geografis, tetapi juga menelusuri hubungan antara orientasi lokal, lingkungan alam, serta pengaruh kebudayaan dan kerajaan masa lampau seperti Kerajaan Sriwijaya.

 

Dengan metode deskriptif dan bantuan program komputer DBASE III dan CLIPPER 5.1, penelitian ini memperlihatkan kesinambungan antara nama-nama tempat dengan konteks sejarah dan budaya masyarakat setempat. Hasilnya memberikan wawasan penting mengenai asal-usul dan perkembangan identitas toponimi di wilayah Sumatra bagian selatan.

Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkaya referensi ilmiah di lingkungan Perpustakaan Hukum JDIH Provinsi Lampung, khususnya dalam mendukung penelitian dan kajian hukum, sosial, serta budaya daerah.

 

Buku Toponimi Sumatra Bagian Selatan kini dapat diakses oleh masyarakat dan pegawai melalui ruang baca Perpustakaan Hukum JDIH Provinsi Lampung, yang berlokasi di Ruang Command Centre Produk Hukum Daerah dan Dokumentasi Hukum, Bagian Perundang-Undangan, Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.