Tegas dan Responsif, Gubernur Rahmat Mirzani Pimpin Langsung Pengamanan Lampung dari Ancaman Illegal Logging dan Badai Ekstrem

| 876x dilihat | Berita

Tegas dan Responsif, Gubernur Rahmat Mirzani Pimpin Langsung Pengamanan Lampung dari Ancaman Illegal Logging dan Badai Ekstrem

Bandar Lampung — Di tengah munculnya dua isu krusial yang mengancam keselamatan wilayah dan masyarakat, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menunjukkan kepemimpinan yang cepat, tegas, dan berpihak pada keselamatan rakyat. Dugaan illegal logging di Kabupaten Pesisir Barat serta peringatan cuaca ekstrem dari BMKG Lampung pada 7–9 Desember langsung direspons dengan langkah nyata.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal secara langsung menginstruksikan Pemerintah Provinsi Lampung untuk berkoordinasi dengan Kapolda Lampung guna menindaklanjuti dugaan penebangan hutan ilegal. Langkah ini diambil karena kerusakan hutan dinilai berpotensi besar meningkatkan risiko banjir, longsor, dan bencana ekologis lainnya, terlebih di tengah ancaman badai dan hujan sangat lebat.

“Perlindungan hutan adalah perlindungan bagi keselamatan masyarakat. Tidak boleh ada kompromi terhadap perusakan lingkungan,” tegas Gubernur dalam arahannya.

Tidak berhenti pada penanganan lingkungan, di waktu yang sama Gubernur Rahmat Mirzani juga menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana. Pemerintah daerah diminta:

  • Menyiagakan alat berat di titik rawan bencana,

  • Melakukan pengawasan intensif wilayah rawan banjir dan longsor,

  • Serta memastikan jalur evakuasi darurat mudah diakses masyarakat.

Langkah terpadu ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tidak hanya bergerak reaktif, tetapi juga mengantisipasi potensi dampak terburuk cuaca ekstrem secara sistematis dan terkoordinasi.

Keselamatan masyarakat ditegaskan sebagai prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, di tengah ancaman ganda berupa cuaca ekstrem dan kerusakan lingkungan. Respons cepat ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi rakyatnya.